Archive

Archive for June, 2009

Materialistis

June 11, 2009 1 comment

Kisah ini merupakan terjemahan bebas dari majalah Fortune
yang berjudul:

Young and pretty lady wishes to marry a rich guy.

Seorang wanita memposting sebuah pertanyaan melalui sebuah
forum terkenal dengan bertanya:
“Apakah yang harus saya lakukan untuk dapat menikah
dengan pria kaya?”
Saya akan jujur dengan apa yang aku katakan. Usia saya 25
tahun. Saya sangat cantik, bergaya dan memiliki selera yang
tinggi. Saya berharap menikah dengan pria kaya dengan
penghasilan pertahun $500 ribu (+/-Rp.5,5M) atau lebih.

Anda mungkin akan berkata kalau saya termasuk perempuan
materialistis, tapi
kelompok berpenghasilan sampai dengan $ 1 juta pun masih
termasuk kelas menengah di New York . Permintaan saya tidak
setinggi itu. Adakah pria di forum ini yang
berpenghasilan $ 500 ribu per tahun? Apakah Anda semua
telah menikah? Saya ingin bertanya apa yang harus aku
lakukan untuk dapat menikah dengan orang2 seperti Anda?

Di antara pria yang telah berpacaran denganku, yang terkaya
hanya berpenghasilan $ 250 ribu dan kelihatannya ini batas
tertinggi yang pernah saya capai. Jika seseorang ingin
pindah ke perumahan mewah di wilayah barat New York City
Garden , penghasilan $250 ribu tentu tidak cukup.

Beberapa hal yang
ingin saya tanyakan:
1. Dimanakah kebanyakan para pria kaya bertemu & berkumpul? Mohon
nama dan alamat bar, restauran dan gym yang
sering dikunjungi.

2. Rentang usia berapakah yang dapat memenuhi kriteria
saya?

3. Kenapa wajah istri-istri orang kaya hanya terkesan
biasa-biasa saja? Saya telah bertemu dengan beberapa gadis
yang tidak cantik dan kurang menarik, tapi mereka bisa
menikah dengan pria kaya.

4. Apa pertimbangan Anda dalam menentukan istri dan
siapakah yang bisa menjadi pacar Anda?

Terus terang,
tujuan saya sekarang adalah untuk menikah.

Terimakasih,
Gadis Jelita

Dan inilah jawaban dari seorang ahli keuangan dari Wall
Street Financial

Dear Gadis Jelita,

Saya membaca email anda dengan sangat antusias. Saya yakin
sebenarnya banyak gadis2 yang memiliki pertanyaan senada dengan Anda.
Ijinkan saya untuk menganalisa situasi Anda dari sudut
pandang investor profesional . Penghasilan tahunan saya
lebih dari $ 500 ribu yang tentu memenuhi kriteria Anda.
Jadi, saya harap setiap orang percaya bahwa jawaban saya
cukup kredibel dan tidak membuang waktu.

Dari sudut pandang seorang pebisnis, menikah dengan Anda
adalah keputusan yang buruk. Jawabannya sangat sederhana dan
akan saya jelaskan.

Kesampingkan dulu detil-detil yang Anda tanyakan.
Sebenarnya apa yang ingin Anda lakukan adalah pertukaran
antara “kecantikan” dan “uang”.

Si A akan menyediakan kecantikan dan si B akan membayar
untuk itu. Kelihatannya adil dan cukup wajar.. Tapi ada
permasalahan fatal di sini. Kecantikan Anda akan sirna, tapi
uang saya tidak akan hilang tanpa alasan yang jelas.

Faktanya :
penghasilan saya mungkin akan meningkat dari tahun ke
tahun. Tapi, Anda tidak akan bertambah cantik tiap tahunnya.
Karena itu dari sudut pandang ekonomi: saya adalah aset yang
ter-apresiasi sedangkan Anda adalah aset yang ter-depresiasi.

Depresiasi yang Anda alami bukan depresiasi
normal, tapi depresiasi eksponensial. Jika hanya ini aset
Anda, nilai Anda akan sangat mencemaskan 10 tahun kemudian.

Dengan menggunakan istilah yang kami gunakan di
Wall Street, setiap perdagangan memiliki sebuah posisi.
Berpacaran dengan Anda juga memiliki “posisi
perdagangan” . Jika nilai aset yang didagangkan
menurun, maka kami akan menjualnya. Bukan ide yang baik
untuk mempertahankannya. Begitu juga dengan pernikahan
yang Anda inginkan.
Saya sangat kejam untuk berkata seperti ini,
tapi untuk membuat keputusan bijak, aset yang menurun
nilainya akan dijual atau disewakan.
Pria dengan penghasilan $ 500 ribu tentu bukan
Orang bodoh. Kami hanya akan berpacaran dengan Anda, tapi
tidak akan menikahi Anda.

Saran saya lupakan mencari petunjuk bagaimana
cara menikahi pria kaya. Usahakan agar Anda dapat membuat
diri Anda kaya dengan berpenghasilan $ 500 ribu, lebih
berpeluang ketimbang mencari pria kaya yang bodoh.

Semoga jawaban
saya dapat membantu

Tertanda,
JP Morgan

Categories: Uncategorized